News Update :
Powered by Blogger.

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)

Penulis : Unknown on Wednesday, May 4, 2016 | Wednesday, May 04, 2016

Wednesday, May 4, 2016

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kalau kalian mau, kalian bisa bantu-bantu berdagang bersama kami, dari pada kalian menjadi gelandangan di luar sana,” sahut Ibu Rain lagi. Joe tersenyum. “Terima kasih, anda baik sekali,” katanya.
“Nah sekarang makan dulu,” kata Rain sambil menunjuk ke meja yang sudah reot. Joe merasa beruntung sekali. Baik sekali orang-orang ini, pikirnya, padahal mereka baru mengenalnya. Ia kemudian makan makanan yang telah dihidangkan dengan diam.
Ibu Rain kemudian mengeluarkan dua buah tikar. “Maaf sekali, tempat tidurnya kurang,” katanya malu-malu. Joe tersenyum kecil. “Tidak apa-apa Bu,” katanya.
Rain menoleh ke Abu. “Ibu, kurasa, Abu bisa tidur di tempat tidurku, kasihan dia, ia tidak boleh tidur di lantai,” katanya. Ibu Rain mengangguk. “Mari, Nak,” katanya ramah sambil membantu Abu bangun dan membawanya ke tempat tidur Rain.

Dalam sekejap rumah yang kecil itu langsung sunyi. Joe melihat jam tangannya.. Sudah pukul 1 pagi. Apa yang akan dikatakan Ibu Rita dan Pak Andre jika melihat anaknya telah menghilang? Joe tidak bisa tidur. Ia merasa bersalah sekali sudah membawa-bawa Abu.

“Nak, Nak? Bangun Nak,” bisik suara lembut yang menyentuh pipinya. Joe membuka matanya. Hari sudah cerah ternyata. “Sarapan sudah siap.”
Joe mengucek matanya dan memakai kembali kaca mat
... baca selengkapnya di Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

comments | | Read More...

Cahaya Untuk Icha

Cahaya Untuk Icha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“ aah Riki, basah tahu.. aah udah..” rengekku ketika bermain pistol air bersama Riki sahabat kecilku. Tawa kami bisa jadi tawa paling istimewa di kompleks ini. Rumahku dengan rumah Riki bersebelahan, bahkan jendela kamarku dengan jendela kamarnya pun saling berhadapan. “ Icha…!!! iiih lengket nih.. malu tahu belepotan ” jerit Riki saat kulempari dia dengan kue tart ulang tahunnya yang ke-10. Senyum riangnya selalu menghiasi hariku. Aku juga sering bermain telephone kaleng yang dihubungkan dari kamarku sampai kamar Riki, dan juga sebuah kotak musik pemberian seorang kakek yang kami temui didekat sekolah kami gunakan kotak musik itu untuk bermain sebagai game tantangan bagi kami berdua.

Namun kini semua berubah, aku seperti kehilangan sosok Riki yang dulu. Tak lagi kupernah melihat tawanya, hanya senyum kecil yang ia berikan kepadaku, dan disaat kutembaki dia dengan balon air dia lebih memilih untuk menghindar dari pada membalasku. “ Cha, udahlah.. kita bukan anak kecil lagi ” katanya. Matanya yang indah tampak melayu dan suram berbeda dengan dulu yang selalu berbinar.
Tiga jam aku menunggu disini berharap ia akan datang, yah aku sedari tadi memang menunggu Riki. Menunggu dan menun
... baca selengkapnya di Cahaya Untuk Icha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

comments | | Read More...

Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi

Penulis : Unknown on Saturday, April 30, 2016 | Saturday, April 30, 2016

Saturday, April 30, 2016

Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anto berlari menyelusuri jalan-jalan pintas di sebuah permukiman kumuh yang terletak di utara kota Jakarta. Walaupun napasnya terengah-engah dan keringat bercucuran di hampir seluruh tubuhnya karena sinar matahari yang sangat tidak bersahabat pada siang itu, tetapi raut wajahnya menampakan kegembiraan yang sangat berarti. Di tangan kanannya ia menggenggam sebuah amplop putih berukuran sedang. Tidak lama kemudian ia berhenti di depan rumah yang sangat sederhana semi permanen dan sebagian dindingnya terbuat dari triplek. Anto lalu mengatur napasnya, sambil mengucapkan salam ia pun masuk dalam.
“Anto… Lulus Mak… Teriak Anto sambil memeluk Emaknya dari belakang yang sedang menyeterika baju”.
“Alhamdulilah… Selamat yaa… nak jawab Emak dengan matanya yang berbinar-binar”.
“Anto mau nerusin sekolah Mak, lihat Anto jadi lulusan terbaik di sekolah kata Anto sambil memperlihatkan selembar kertas yang ia buka dari dalam amplop”.
Tiba-tiba tatapan mata yang tadinya berbinar-binar itu menjadi redup. Sekarang yang tampak hanya raut wajah sedih, dan dengan tatapan kosong Emak memandang Anak sulungnya.
“Emak enggak punya uang untuk membiayai kamu sekolah lagi nak… Jawab Emak lesu”.
“Tapi… Mak? Kata Anto sedih”.
“Kamu sudah bisa menulis, membaca dan menghitung saja itu sudah cukup nak, kalau kamu sekolah, nanti siapa yang akan mem
... baca selengkapnya di Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

comments | | Read More...

Semua Akan Indah Pada Waktunya

Penulis : Unknown on Thursday, April 28, 2016 | Thursday, April 28, 2016

Thursday, April 28, 2016

Semua Akan Indah Pada Waktunya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hampir semua orang di indonesia kalau ditanya soal cita-cita pasti jawabannya ingin jadi orang sukses, jutawan, miliyarder atau orang kaya raya, Tapi tidak pernah tau dalam bentuk apa mereka sukses itu, dibenak mereka pokoknya sukses punya banyak uang. Cerpen saya kali ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang memiliki banyak cita-cita, dan salah satu cita-citanya menjadi kenyataan.

Sebut saja namanya Ipang, Ipang adalah seorang anak laki-laki yang cerdas dan rajin dia memiliki banyak sekali cita-cita, layaknya seorang anak anak seusianya dia memiliki banyak sekali mimpi untuk diwujudkan, ipang memiliki hobi bermain bulu tangkis suatu saat nanti dia bermimpi menjadi pemain bulu tangkis nomor 1 di dunia seperti Taufik Hidayat. ipang terlahir di keluarga yang sederhana, ayahnya Roni hanya guru olahraga dan ibunya Ulfa memiliki usaha warung bakso di depan rumah, Ipang merupakan anak yang rajin setiap pagi setelah sholat subuh ipang selalu membantu membersihkan rumah agar lebih meringankan pekerjaan ayah dan ibunya, maklum ipang adalah anak tunggal, setiap pulang sekolah Ipang selalu membantu ibunya berjualan bakso dan
... baca selengkapnya di Semua Akan Indah Pada Waktunya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

comments | | Read More...

Rahasia Si Untung

Rahasia Si Untung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donald Bebek. Berlawanan dengan Donald yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donald. Jika Untung dan Donald berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial m
... baca selengkapnya di Rahasia Si Untung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

comments | | Read More...

Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari

Penulis : Unknown on Tuesday, April 26, 2016 | Tuesday, April 26, 2016

Tuesday, April 26, 2016

Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : HALILINTAR DI SINGOSARI

ARUS Kali Brantas mengalun tenang di pagi yang cerah itu. Sebuah perahu kecil meluncur perlahan melawan arus dari arah Trowulan. Di atasnya Ada dua orang penumpang berpakaian seperti petani. Yang satu berusia hampir setengah abad. Rambutnya yang disanggul di sebelah atas sebaglan nampak putih. Raut wajahnya yang terlindung oleh caping lebar jauh lebih tua dari usia sebenarnya. Kumis dan janggutnya lebat. Tetapi jika orang berada dekat--dekat padanya dan memperhatikan wajahnya dengan seksama akan ketahuan bahwa kumis dan janggut lebat itu adalah palsu.

Orang bercaping itu duduk di sebelah depan perahu. Kedua matanya memandang lurus-lurus ke muka. Sesekali tangan kanannya meraba sebilah keris yang terselip di pinggang, tersembunyi di balik pakaian hitamnya. Orang kedua adalah pemuda berbadan kekar. Pakaiannya lecek dan basah oleh keringat. Sehelai kain putih terikat di keningnya. Rambutnya yang panjang tidak disanggul di atas kepala, tapi dibiarkan terlepas menjela pundak.

"Gandita, aku sudah dapat melihat pohon cempedak miring di tepi kali di ujung sana," berkata lelaki yang lebih tua.

Gandita, pemuda yang mendayung perahu, meninggikan lehernya sedikit dan memandang jauh ke muka, Memang diapun dapat melihat pohon cempedak yang dikatakan orang itu tadi. Pohon cempedak itu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
comments | | Read More...

Wiro Sableng #96 : Utusan Dari Akhirat

Penulis : Unknown on Sunday, April 24, 2016 | Sunday, April 24, 2016

Sunday, April 24, 2016

Wiro Sableng #96 : Utusan Dari Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Hujan lebat mendera kawasan Teluk Penanjung, Pangandaran. Angin dari laut bertiup kencang laksana hendak membongkar gugusan bukit-bukit karang. Awan hitam yang terus menggantung di udara membuat suasana menjadi gelap seperti .
"Dari arah timur teluk, di antara deru hujan dan hembusan angin kencang serta gelegar ombak terdengar derap kaki kuda yang sesekali dihantui oleh suara ringkikan keras. Tak selang berapa lama, dalam cuaca yang sangat buruk itu di kejauhan tampak seekor kuda betina hitam berlari seperti gila, melompat kesetanan dan meringkik tiada henti. Penunggangnya seorang pemuda bertubuh kokoh mencekal tali kekang erat-erat, berusaha mengendalikan binatang itu.
"Walet hitam!" si pemuda berseru menyebut nama kuda tunggangannya. "Apa yang terjadi denganmu! Tahan larimu! Kau hendak membunuhku?!" Dengan tangan kirinya pemuda ini berusaha mengelus leher tunggangannya agar binatang itu menjadi jinak. Namun hal itu tak bisa dilakukan karena kalau dia hanya memegang tali kekang kuda dengan satu tangan, tubuhnya pasti akan terlempar jatu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #96 : Utusan Dari Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
comments | | Read More...
 
Design Template by make a dollar free | Support by creating website | Powered by Blogger